Social Icons

twitterfacebookgoogle pluslinkedinrss feedemail
Showing posts with label Pakaian. Show all posts
Showing posts with label Pakaian. Show all posts

Sejarah Di Logo/Bet Seragam SD dan OSIS SMP SMA


Namanya tidak begitu populer diantara kita, tetapi design dan pengabdiannya begitu populer ketika kamu tidak tahu apa yang kamu pakai saat waktu dibangku sekolah.

Design dan pengabdian apa? Lihat Logo/Bet yang anda kenakan di baju kamu? tentu itu yang jadi pertanyaan kita. dibawah ini dijelaskan bagaimana sejarah itu tercatat.

Orang di balik logo/bet SD dan OSIS SMP SMA adalah Alm. H. Idik Sulaeman Nataatmadja, AT pria yang lahir di Kuningan, Jawa Barat 20 Juli 1933 ini biasa di panggil dengan Idik Sulaeman) adalah orang di balik semua ini, beliau wafat di Jakarta, Indonesia, 04 April 2013 pada usia 79 th.

Idik menggunakan masa kecil di daerah kelahirannya, hingga tamat SMP di Purwakarta serta geser ke Jakarta waktu masuk SMA. Mulai sejak kecil, jiwa seni telah tampak dalam dirinya. Tidak heran apabila setamat SMA Idik pilih seni rupa sebagai pilihan profesinya dengan menamatkan pendidikan sebagai sarjana seni rupa di Departemen Pengetahuan Tehnik Institut Tehnologi Bandung ITB pada 9 April 1960.

pic:baladsicepot.blog


Idik Sulaeman mengawali karirnya di Balai Riset Tekstil (1960-1964). Pada 1 Februari 1965 ia diangkat jadi Kepala Biro Menteri Perindustrian dan Kerajinan yang saat itu dijabat Mayjen TNI dr. Azis Saleh.

Dunia seni dan tekstil ditinggalkan saat Idik kerja ke Departemen Pendidikan serta Kebudayaan (Depdikbud), sebagai Kepala Dinas Pengembangan serta Latihan pada 1 Desember 1967. disinilah, ia banyak menolong Husein Mutahar dalam wujudkan gagasannya membuat Paskibraka.

Berbarengan dengan beberapa pembina yang lain, Idik menolong Mutahar menyempurnakan rencana pembinaan Paskibraka. Pasukan yang pada th. 1966 serta 1967 dinamakan Pasukan Pengerek Bendera Pusaka, pada th. 1973 memperoleh nama baru yang dilontarkan oleh Idik. Nama itu yaitu PASKIBRAKA, yang disebut akronim dengan kepanjangan PASuKan PengIBar BendeRA PusaKA.

Terkecuali berikan nama, Idik juga menyempurnakan bentuk Paskibraka dengan membuat Seragam Paskibraka, Simbol Korps, Simbol Anggota, dan Tanda Pengukuhan berbentuk Lencana Merah-Putih Garuda (MPG) serta Kendit Kecakapan.

Idik Sulaeman(pic:paskibra48)

Pada 30 Juni 1975, ia diangkat jadi Kepala Sub Direktorat (Kasubdit) Pembinaan Aktivitas di Direktorat Pembinaan Generasi Muda (Ditbinmud). Pada 9 Maret 1977, ia meraih posisi puncak di Ditbinmud sesudah ditunjuk sebagai Pelaksana Harian Direktur Pembinaan Generasi Muda, Direktorat Jenderal Pendidikan Luar Sekolah serta Olah raga (Ditjen PLSOR). Tiga th. penuh ia betul-betul jadi ”komandan” dalam latihan Paskibraka, yaitu Paskibraka 1977, 1978 serta 1979.

Pada 24 November 1979, Idik ditarik ke Ditjen Pendidikan Dasar serta Menengah (Dikdasmen) serta menjabat Direktur Pembinaan Kesiswaan hingga 15 November 1983. Selama empat th. itu, dengan latar belakang pendidikan seni rupa serta pengalaman kerja di bagian tekstil, Idik mencatat histori dalam penciptaan seragam sekolah yang kita kenal hingga saat ini : SD dengan putih-merah, SMP putih-biru serta SMA putih-abu-abu, komplit dengan simbol sekolah dasar (SD) serta OSIS yang saat ini senantiasa menempel di saku kiri seragam sekolah.

BACA JUGA: Arti dan Makna Logo/ Lambang OSIS

Idik menikah dengan Aisah Martalogawa pada 29 Oktober 1961, Idik dikaruniai tiga anak, yaitu Ir. Ars Isandra Matin Ahmad (yang beristrikan Ir. ars Retno Audite), Isantia Dita Asiah (yang bersuamikan Drs. Mohammad Imam Hidayat), serta Dra Isanilda Dea Latifah yang bersuamikan Ari Reza Iskandar). Dari ketiganya, Idik mempunyai tujuh orang cucu, 3 cucu lelaki serta 4 cucu wanita.

Idik wafat pada 4 April 2013 di Jakarta. Jasa-jasanya juga begitu luar biasa dalam penerbitan buku-buku pramuka di Indonesia.

Kita patut berterima kasih kepada beliau.







sumber | pakaide

Arti Dibalik Tembaga Kecil Di Saku Jean*s


Hayoo siapa yang diantara anda mempunyai celana jean? Pastinya baik pria dan wanita senang memakai celana jean.

Apalagi anda tahu perasaan. Anda berjalan menyusuri jalan-jalan, olahraga memakai sepasang jeans favorit, lalu tangan di saku anda, anda melihat dan berpikir "ada tembaga kecil disini".

Apa yang anda pikirkan, arti dari tembaga kecil disaku anda?, Berguna kah untuk anda?.

Kamu tidak sendiri untuk menjawabnya dan ada jawabannya.

Picture: Shuttershock/EliteDaily/theladbible/pakaide

OK, jadi apa dengan itu? saku dijahit, karena itu tidak yang membuat tombol tidak berguna? Nggak.

Yaitu 'tombol' sebenarnya disebut paku keling. Dan tujuan mereka adalah untuk mencegah celana jeans dari memakai tipis dan merobek.

Tambahan besar: Levi Strauss (Nama besarnya Levi jeans) diciptakan mereka pada tahun 1829 ketika penambang di mana wajahnya mengeluh bahwa celana mereka tidak pernah berlangsung lebih lama dari hari kerja. Karena itulah mengapa sebagian besar celana jean memakai tembaga kecil dikantong.

Picture:theladbible/pakaide
Satu yang perlu diingat untuk kehidupan masa depan, tidak diragukan lagi.

Jadi berterima kasihlah pada Levi Strauss. Rupanya paku keling itu membuat berhenti hidup kita dari berantakan, secara harfiah, sehari-hari.







Sumber | pakaide
 

Populer Blog

Berawal Dari Ide


Populer Blog

Ayo Pakai Ide

Space Iklan Bebas Tentukan Posisi Pilihan ALT/TEXT GAMBAR ALT/TEXT GAMBAR

Populer Blog

Untuk Merubah Pribadi Anda